Archive January 2009

Berhasilkah Bank UMKM?* 1

Jan6

Mas Nek Usaha Kulo nggih naming ngenten ngenten mawon, sakniki sepi, kathah ingkang tumbas wonten toko (mas, kalau usaha saya ya sekarang tetap begini saja, pasaran tambah sepi, banyak yang beli di toko) (Juminten)

Kalimat diatas adalah ungkapan salah satu pedangan pasar tradisional di daerah bantul Yogyakarta yang kesulitan untuk menumbuhkan usahanya disela sela krisis. Kesulitan yang dialami pengusaha tersebut nampaknya selaras dengan kebijakan pemerintah di bidang UMKM untuk ditanyakan seberapa besar keefektifannya?
Baru-baru ini Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendorong rencana untuk pendirian Bank Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengatasi akses permodalan sektor riil. Pendirian ini dilator belakangi agar terdapat lembaga perbankan khusus untuk melayani UMKM yang tidak berjalan setengah hati. Banyak kalangan yang setuju pendirian bank UMKM ini agar para pelaku UMKM mempunyai fasilitator terutama dalam pemberian kredit. Akan tetapi jika kita lihat ke belakang, terdapat beberapa program permodalan yang dikeluarkan pemerintah SBY bersama departemen-departemennya dalam bantuan permodalan UMKM, sebut saja Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM). Seberapa efektifkah bank UMKM tersebut akan berjalan?

Identifikasi Masalah UMKM
Sebelum pemerintah melaksanakan sebuah program, akan lebih baik jika pemerintah mengetahui permasalahan yang terjadi di dalam tubuh UMKM sendiri, terdapat sebelas permasalahan utama UMKM yang sampai sekarang belum ditemukan solusinya, atau mungkin sudah ditemukan solusinya akan tetapi masih sekedar wacana terus?? Berikut Permasalahan UMKM:

1. Bantuan lebih fokus pada pemberian kredit bukan pada bantuan teknis/teknologi di tiga bidang utama: produksi, manajemen dan pemasaran. Pemberian dana/kredit-pun lebih untuk modal kerja bukan untuk investasi atau untuk mendanai kegiatan R&D/inovasi.
2. UKM = alat untuk mengurangi kemiskinan/meningkatkan kesempatan kerja daripada bagian untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing industri nasional
3. Pemerintah belum serius mengembangkan industri pendukung yang membuat barang-barang modal dan pembantu serta komponen, dengan UKM sebagai pemain utama
4. Tidak adanya pembagian tugas yang jelas antara bidang administrasi dan operasi.
5. Akses industri kecil terhadap lembaga kredit formal rendah
6. Sebagian besar usaha kecil ditandai dengan belum dipunyainya status badan hukum.
7. Tren nilai ekspor menunjukkan betapa sangat berfluktuatif dan berubah-ubahnya komoditas ekspor Indonesia selama periode 1999-2006.
8. Mahalnya harga pengadaan bahan baku, terbatasnya ketersediaan, dan jarak yang relatif jauh.
9. Tidak terampil dan mahalnya biaya tenaga kerja. Regenerasi perajin dan pekerja terampil relatif lambat. Akibatnya, di banyak sentra ekspor mengalami kelangkaan tenaga terampil untuk sektor tertentu.
10. Banyaknya pesaing yang bergerak dalam industri yang sama, relatif minimnya kemampuan bahasa asing sebagai suatu hambatan dalam melakukan negosiasi, dan penetrasi pasar di luar negeri.

Dengan melihat berbagai permasalahan UMKM di atas, apakah program yang dikeluarkan pemerintah saat ini sudah bisa mengatasi/mongkover itu semua? Saya rasa, baik KUR, PNPM, bahkan Bank UMKM tidak akan menyelesaikan permasalahan yang terjadi pada usaha mikro saat ini. Mengapa? Kesuksesan suatu usaha adalah tergantung dari competitiveness-nya dalam suatu persaingan. Saat ini adalah jaman globalisasi, dimana tidak hanya perusahaan-perusahaan besar yang bertempur, berlomba meraih pasar, tetapi juga pertempuran para pengusaha UMKM di berbagai Negara.

Jika dilihat dari pemerintahan, saat ini daya saing Indonesia makin merosot dari tahun ke tahun dan berada pada papan bawah. Menurut laporan International Institute for Management Development (IMD) dalam World Competitiveness Yearbook, daya saing Indonesia menempati urutan ke-52 pada 2006, menurun menjadi 54 pada 2007 dan bahkan pada 2008 ini peringkat Indonesia anjlok menjadi 51 dari 55 negara. Indonesia jauh di bawah negara ASEAN seperti Singapura (2), Malaysia (19),Filipina (40).
Data dari BPS menunjukkan bahwa kebanyakan para pelaku usaha UMKM adalah tidak tamat SMP, sehingga jika dipikir bagaimana meningkatkan pertumbuhan dan daya saing jika dari internal resource UMKM sendiri tidak berkualitas? Karena itu dibutuhkan sebuah gebrakan program yang bisa meningkatkan UMKM baik dari internal maupun dari eksternal peruahaan untuk meningkatkan daya saingnya (lihat Gambar 1).
Gambar 1. Kunci Meningkatkan Daya Saing UMKM


Sumber: Dimodifikasi dari Tambunan (2007)
Jika saya lihat, selama ini pemerintah hanya menyentuh bagian permodalan dan pemasaran saja untuk meningkatkan UMKM. Tiga faktor lainnya seperti pendidikan, kemitraan, dan inovasi teknologi hanya menjadi wacana retorika belaka yang belum terjamah sampai saat ini.

Untuk faktor permodalan dan pemasaran yang saat ini telah berjalan sebenarnya sudah cukup bagus, akan tetapi peningkatan dan efektifitasnya belum teruji secara layak. Untuk permodalan pemerintah telah menciptakan KUR, PNPM, bank UMKM dan untuk pemasaran pemerintah telah bekerja sama dengan KADIN untuk membuat PT Usaha Kita Makmur (PT UKM) yang bertujuan dan mempunyai misi memperluas dan mengembangkan pasar dengan QQC, yaitu memperbesar skala usaha (Quantity); meningkatkan kualitas (Quality); dan mempertahankan kuantitas (Continuity). PT UMKM telah memfasilitasi para pelaku usaha mikro dengan trading house, linked program serta Kelompok kita Bersama (KUBE) untuk membantu dalam memasarkan produk mereka. Namun apa gunanya pemasaran jika produknya tidak membuat konsumen, atau kalah dengan pesaing?

Strategi UMKM 2009
Karena itu perlu dibentuk strategi yang jelas untuk meningkatkan daya saing UMKM. Di tahun 2009 ini tiga faktor lain yang menjadi prasyarat peningkatan UMKM harus mulai disentuh pemerintah. Pendidikan, Kemitraan, dan Inovasi teknologi adalah faktor krusial lainnya yang harus digarap pemerintah sejak sekarang. Dari pendidikan pemerintah bisa memulai dengan pengiriman pengusaha UMKM keluar negeri untuk belajar dari negara lain (mencontoh kebijakan Thaksin mantan perdana menteri thailand), mempermudah bantuan dalam pembuatan paten, mempermurah sertifikasi ISO, memberikan special tax rate pada pelaku UMKM, dan mendirikan sebuat pelatihan atau inkubator bisnis yang akan mengedukasi para pengusaha UMKM. Pemerintah juga bisa mencontoh kebijakan UMKM bidang pendidikan di negara China yang tersohor di kawasan Zhongguancun Haidian Science Park. Di kawasan ini para pengusaha UMKM mendapatkan pelatihan gratis dalam business, financing, technical, logistics, and recruitment services. Program pendidikan ini tidak hanya hanya mengevaluasi usaha yang telah berjalan, namun juga menganalisa strenght weakness sebuah UMKM yang ada dan bersama-sama mencari strategi untuk perkembangannya.
Dibidang Kemitraan, saat ini di Indonesia telah terdapat kawasan JABEBEKA UKM center atau kawasan yang mempertemukan pengusaha besar dan pengusaha kecil. Kawasan ini sangat diperlukan, apalagi saat krisis seperti sekarang dimana produk UMKM tidak bisa diserap pasar luar Negeri. Namun amat disayangkan saat ini Indonesia memiliki 100 kawasan industri yang tersebar di seluruh Indonesia akan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal (baru 68 kawasan industri yang berjalan, itupun belum efektif). Karena itu perlu sebuah gebrakan kebijakan dari pemerintah untuk mendorong terjadinya kemitraan ini. Pemerintah harus bisa mengoptimalkan bargaining power mereka sebagai ruler di negeri ini, terlebih terhadap perusahaan asing yang kurang memberikan sumbangsih terhadap bangsa ini. Pemerintah juga perlu memberikan appriciate perusahaan asing yang telah membantu para pengusaha UMKM dalam kegiatannya. Nestle misalnya, perusahaan nestle adalah satu-satunya perusahaan asing di indonesia yang melakukan kemitraan dengan para pemilik sapi di jawa timur (Pujon). Nestle membantu para petani dalam edukasi, penyediaan tanker, peralatan laboratorium, serta peralatan pembuatan susu lainnya. Simbiosis mutualisme yang terjadi antara nestle dengan pengusaha sapi di pujon harus menginspirasi pengusaha lainnya untuk berbuat serupa.
Dibidang inovasi teknologi masih belum layak bicarakan mengingat kualitas sumber daya manusia UMKM kita masih sangat rendah. Namun kita bisa mencontoh progam inovasi teknologi yang diterapkan di Kanada yaitu Industrial Research Assistant Programs (IRAP) yang membantu UMKM dalam research and development productnya, menyediakan informasi pasar secara lengkap melalui internet, dan mencari hubungan kerja sama dengan venture capital.
Semoga sedikit masukan diatas bisa menjadi refleksi pemerintah dan KADIN akan program yang telah mereka buat. Semoga di tahun 2009 ini bukan menjadi tahun ancaman kematian suri UMKM yang disebabkan krisis global, akan tetapi sebagai tahun peluang untuk menumbuhkan UMKM yang kuat, berpendidikan, dan tidak bergantung dengan negara lain.

*Didik Kurniawan Hadi
Chief Economist Assistant Recapital Advisor

Marketing Plan Untuk Pelumas Enduro* 3

Jan6

Perusahaan yang bisa dibilang sampai saat ini sukses dalam pemasaran produknya dan mereknya adalah perusahaan yang benar-benar mengerti konsep marketing yang mencakup: segmentasi, targeting, positioning, diferensiasi, marketing mix (produk, price, place, promotion), selling brand, service, proses. Intisari dari Sembilan elemen tersebut adalah : positioning-diferensiasi-brand (merek).

Kita akan menggunakan pendekatan tersebut untuk menemukan solusi yang dialami oleh produk Enduro 4T sport. Produk yang dikeluarkan pertamina ini mendapatkan masalah dalam pemasarannya, selain harganya relatif mahal, produk ini juga tidak memiliki gengsi karena merupakan produk dalam negeri dan image pertamina masih melekat dengan mesran.

Sebelum menggunakan strategi tersebut mari kita tentukan segmenting, targeting, dan positioning yang ingin diharapkan ada dibenak konsumen. Dengan menentukan hal tersebut akan memudahkan dalam penerapan strategi yang lebih mendalam.

- Targeting

Target pasar pelumas Enduro 4T sport adalah motor tahun keluaran baru, motor jenis sport maupun motor balap yang membutuhkan kualitas pelumasan yang lebih baik. Motor-motor seperti ini biasanya dimiliki oleh golongan menengah ke atas yang biasanya memiliki komunitas tempat berkumpul seperti Honda Tiger Mailing List (HTML) atau komunitas maya para penggemar Motor Tiger.

- Positioning
Enduro 4T sport yang ingin memposisikan pelumasnya sebagai pelumasnya orang Indonesia, pelumas yang berkualitas dengan harga yang tepat dan sangat cocok dengan kendaraan serta gaya berkendara orang Indonesia harus mengetahui karateristik konsumennya.

- Segmenting:
Dalam melakukan segmentasi kami memilih kategori SES A, dan SES B sebagai target pasar pelumas Enduro 4T sport. Kedua SES tersebut adalah high resources dan middle.

Dalam tabel dibawah akan saya jelaskan segmentasi pasar orang dalam melakukan pembelian terhadap pelumas.

Difference

Motor baru (mahal)

Motor baru (murah)

Motor lama (mahal)

Motor lama murah

Montor Antik

Care terhadap motor

1. Cenderung memilih oli berdasarkan kualitasnya

2. Memilih oli berdasarkan kualitas dengan mempertimbangkan harga

3. Memilih oli berdasarkan kualitas, karena perawatan motor lama lebih memerlukan ekstra.

4. Memilih harga rata-rata dengan kualitas tertinggi

5. Memilih pelumas berdasarkan kualitasnya tanpa memperhatikan harga

Tidak care terhadap motor

6. Pembelian oli bisaanya diserahkan sepenuhnya terhadap montir bengkel kepercayaannya

7. Memilih oli berdasarkan harga oli. (paling banyak)

8. Memilih oli berdasarkan saran montir.

9. Memili oli rata-rata dengan harga termurah.

10. ———-

Keterangan:

- Motor mahal dikategorikan motor yang berharga Rp. 10 juta keatas

- Motor murah dikategorikan motor yang berharga Rp 10 juta kebawah (bisaaanya motor buatan cina)

Dari table segmentasi diatas maka target pasar yang sesuai dengan oli Enduro 4T sport adalah nomer 1, 2, 3, 5, 6, 8.

B. ANALISIS INTERNAL-EKSTERNAL

- Strength, Weaknesses, Opportunities, and Threat (SWOT) Analysis

1. Strength

- Kekuatan pelumas Enduro terletak pada kualitasnya yang bagus, selain mendapat back-up yang kuat dari pertamina pelumas ini mampu menghemat bahan bakar sebanyak 16%. Ketika digunakan menempuh jarak 4226,9 Km atau 1066 putaran, motor tidak mengalami gejala slip kopling.

2. Weaknesses

- Harga dari pelumas sendiri relatf mahal Rp 35.000,00 per liter, sedikit diatas rata-rata harga pelumas pada umumnya, harga ini memang mahal karena disesuaikan dengan kualitasnya yang sangat bagus.

- Image pertamina terlalu lengket dengan mesran sehingga anggapan masyarakat selama ini bahwa pelumas Impor tetaplah lebih baik.

- Gengsi yang terjadi ketika menggunakan produk dalam negeri.

3. Opportunities

- Kesempatan untuk merambah pasar ada karena kebutuhan akan olie yang berkualiatas bagus saat ini juga dibutuhkan mengingat produk-produk motor baru keluaran para produsen membutuhkan oli dengan kualitas bagus

4. Threat

- ancaman dari pesaing-pesaing pun selalu ada, Top 1, Shell, produk produk buatan luar negeri masih mendominasi pasar pelumas di Indonesia, mereka tidak tinggal diam walaupun ada kampanye cinta produk dalam negeri.

- banyak pesaing-pesaing local muncul karena bengkel-bengkel mengeluarkan produk oli sendiri dengan jaminan garansi.

C. OUTPUT KREATIF

1. Mengkomunikasikan positioning

Setelah pelumas Enduro 4 T sport ingin memposisikan sebagai pelumasnya orang Indonesia, pelumas yang berkualitas dengan harga yang tepat dan sangat cocok dengan kendaraan serta gaya berkendara orang Indonesia, maka pekerjaan yang berat adalah bagaimana mengkomunikasikan positioning tersebut kepada stakeholder(pelanggan, karyawan, pemegang saham, supplier, pemerintah, dsb) yang menjadi target market dari produk dan merek Enduro 4T sport.

Hal yang penting yang pelu diingat adalah mengkomunikasikan positioning tidak hanya melalui promosi. Tetapi bisa melalui harga, produk atau kemasan, service yang ditawarkan, atau melalui proses yang diberikan ketika memberikan value bagi konsumen. Didalam mengkomunikasikan positioning haruslah kreatif dan berusaha mengkin untuk mencuri benak konsumen karena kita bersaing dengan banyak kompetitor.

Oli anda Top 1 juga kan?Itulah saat ini yang ada dibenak konsumen Indonesia kebanyakan. Enduro 4 T sport harus bisa memindah image yang ada dimasyarakat tersebut.melalui berbagai media, untuk memperoleh benak pelanggan bisaanya produk perusahaan memiliki motto yang selalu dilekatkan pada merek. Sedangkan bisa dibilang produk Enduro 4 T sport tidak mempunyai karena tidak ada yang tahu keberadaan produk ini. Karena itu saya mencoba membentuk slogan untuk pelumas ini yang nantinya akan selalu dikompor-komporkan disemua alat promosinya. Selain itu saya juga membentuk Campaign Theme (mengusung tema besar dalam berbagai promosi, public relation, dll).

Nama Produk : Pelumas Enduro 4T sport

Slogan/motto : Enduro, “Oli-nya orang Indonesia”

Slogan diatas hanyalah sebagai contoh slogan yang harus dibuat dan selalu dikomunikasikan dalam semua media promosi, event, dll.

Campaign Theme : safety for All

Campaign theme ini juga sebagai contoh yang mengusung semua kegiatan, tunjukkan bahwa dengan memakai Pelumas Enduro 4T sport ini anda bisa safe dalam berbagai hal,

- safety for money à tunjukkan dengan memakai oli anda bisa menghemat bensin sampai 16%,

- safety for soul tunjukkan bahwa motor anda koplingnya anti-slip setelah memakai oli.

- Safety for future kampanyekan juga bahwa dengan menggunakan produk ini kita menyelamatkan masa depan negeri kita karena tidak bergantung dengan produk impor.

- Safety for environment à tunjukkan bahwa produk ini juga ramah lingkungan karena didukung kulaitas yang sangat tinggi.

Advertising:
A. above the line

- TV commercial: untuk mengkomunikasikan positioning yang tepat bagi produk ini, akan saya bagi menjadi 3 tahap bentuk commercial: Idola, Influencer(orang yang ahli atau sudah paham) dan end user.

1) Tahap pertama: Idola memang hampir mirip strategi yang digunakan Oleh Top 1, tetapi disini kita mencoba menggunakan sentuhan gaya baru yang disesuaikan dengan kondisi psikografis konsumen Indonesia. Artis yang digunakan sebaiknya diperlihatkan dengan memakai motor-motor yang mereka miliki—tentu saja hal ini untuk meningkatkan gengsi dimasyarakat yang malu menggunakan produk dalam negeri. Misalnya kita memakai Endorser dengan berbagai kategori humor, casual, Intelektual, Pop, trendy dll yang meningkatkan gengsi masyarakat. Kita gunakan sosok pemain Exstravaganza, Tukul Arwana(4 mata), Indra Bekti, Deddy mizwar, Deddy Petet, sosok pocong yang menawarkan Oli enduro (diIlhami dari film Indonesia yang sekarang baru popular, sebagai salah satu bentuk strategi Anti-Marketing). Semua itu tentu saja tergantung kemasan iklannya seperti apa? Jangan dikira humor adalah selera masyarakat rendah. Humor sekarang merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang sudah menyatu disemua kalangan.jangan lupa selalu mengkampanyekan slogan Enduro “oli-nya orang Indonesia”.

2) Tahap kedua: Influencer, kebanyakan konsumen yang bisaanya membeli pelumas dipengaruhi oleh montir-montir bengkel tempat pemilik motor ganti oli. Menggunakan montir-montir dari berbagai bengkel di Indonesia akan membuat konsumen dan montir lain yang melihat tayangan iklan tersebut mempertimbangkan keputusan pembeliannya.(Information Advertising)

3) Tahap ketiga: End User, sudah banyak memang yang melakukan strategi seperti ini. Tetapi kayaknya harus tetap dimunculkan. Dengan setting suasana di bengkel motor seorang pelanggan ditanya , mengapa anda memakai Enduro??akan mempengaruhi konsumen lain ( Information Advertising)

- Print Ad.

Didalam media cetak sebaiknya Pelumas Enduro, selalu memasang space diberbagai tabloid Motor Plus, Auto Blitz, dan berbagai tabloid motor, bahkan jika dana memungkinkan untuk merambah segmen, seperti Koran Kompas, dan Sindo juga bisa dimasuki. Didalam iklan print Ad. Strategi yang Efektif adalah dengan menggunakan figure atau sosok yang mudah diingat yang sedang menggenggam Oli Enduro ditambah berbagai informasi tentang spesifikasi produk, tujuannya apa?kebanyakan orang membeli tabloid adalah untuk mendapatkan informasi tentang sesuatu yang baru. Gambar sosok lucu disini sebagai pemicu penglihatan yang akan membuat orang tertarik untuk melihat apa yang dibawa dan digenggam sosok tersebut, sehingga konsumen akan secara otomatis membaca informasi yang diikut sertakan dalam iklan tersebut.

B. Bellow the line

- Coba kita melirik sedikit strategi A-mild yang memasang nama diberbagai warung makanan maupun minuman, dengan berbagi space pemilik warung akan sangat senang karena nama warungnya semakin bagus dan menarik, sedangkan bagi A-Mild mendapatkan keuntungan strategis karena sering dilihat. Strategi ini bisa diterapkan oleh Enduro 4T sport, atau produk oli pertamina pada umumnya, untuk memulai bekerjasama dengan semua bengkel di Indonesia untuk berbagi space. Karena setelah mengamati pribadi hampir seluruh bengkel di Jogja membutuhkan nama, dan spanduk untuk mempercantik bengkelnya, kebanyakan hanya memakai spanduk kain., dan diantara kain-kain tersebut satupun nama Enduro tidak ada, Shell, Top 1, nama itulah yang kebanyakan muncul. Jalinan yang baik antara produsen pelumas dan bengkel apabila dibina akan menimbulkan keuntungan yang sangat besar, dan hal itu masih minim dilakukan.

- Billboard yang dipasang kebanyakan perusahaan pelumas keberadaannya tidak seignifikan dan tidak menarik, boleh dikata “billboard hanya untuk Rokok doank” padahal sarana promosi ini bisa dibilang efektif apabila cara penyajian dan tempat peletakannya strategis. Dengan menggunakan sarana ini Enduro 4T sport bisa menunjukkan Campaign Theme-nya.

- Mobil-mobil tangki pertamina yang selalu mondar-mandir sebenarnya bisa digunakan sebagai ajang promosi, karena didalam tangki masih terlalu banyak space kosong, dengan menempelkan produk Enduro(disertai slogan”Oli-nya Orang Indonesia) didalam tangki mobil, paling tidak banyak konsumen yang akan melihatnya setiap hari, ketika barsamaan berhenti diperempatan, ketika di pom bensin, dll. Dengan cara advertising berjalan seperti ini perusahaan akan mencuri benak konsumen dengan mudah. Karena konsumen yang hamper setiap hari melihat mobil pertamina pasti akan melihat logo dan slogan merek tersebut.

- Lakukan kerjasama dengan bengkel-bengkel yang telah ditunjuk resmi, untuk melakukan. Misalnya dengan melalui SMS, seseorang yang telah sms ke 8 temannya tentang pelumas Enduro 4T sport, akan mendapatkan Oli secara gratis. Ini adalah salah satu bentuk media promosi jangka pendek misalnya 3-4 minggu.

PUBLIC RELATION

Didalam public relation tujuan utamanya adalah untuk membangun brand awareness terhadap konsumen. Berbagai event bisa diadakan.

1) Keunggulan, melihat stratrgi Honda jaman dahulu yang terkena image berteknologi rendah, akhirnya Honda membuat kendaraan balap formula 1 (seperti William dan Mclaren), dan Nama Honda di Co-Branding-kan dengan tim tim itu. Strategi itu membentuk persepsi lama-kelamaan bahwa Honda berteknologi tinggi, karena sering menjadi champion disetiap lomba. Enduro 4T sport, bisa melakukan kerjasama dengan tim-tim seperti itu juga, dengan melakukan strategi bahwa Oli Enduro juga digunakan oleh para pembalap professional, dengan cara ini persepsi masyarakat tentang produk dalam negeri akan meningkat.

2) Karena Campaign Themenya tadi adalah safety for all, maka adakan event-event yang akan memukembuktikan bahwa oli Enduro ramah lingkungan. Edukasi konsumen walaupun harga Oli ini relative mahal tetapi dalam penggunaan sebenarnya oli ini bias menghemat bahan bakar sampai 16 %, karena itu konsumen lebih diuntungkan.

3) Edukasi, berikan pendidikan kepada montir-montir di wilayah Indonesia, Edukasi ini diberikan secara Cuma-Cuma untuk meningkatkan pengetahuan montir-montir akan pelumas yang baik, sampai saat ini image pelumas yang baik adalah pelumas yang sangat kotor setelah digunakan, tunjukkan bahwa Enduro adalah salah satunya.

4) Adakan kegiatan yang bisa masuk rekor MURI(Museum Rekor Indonesia), misalnya Lomba tahan lama orang berdiri diatas oli Enduro dengan menggunakan satu kaki, pemenangnya tentunya akan mendapatkan hadiah yang menarik, selain itu adakan juga lomba menyusun Oli Enduro 4T sport sampai yang tertinggi(yang paling tinggi menyusun akan menang), lomba seperti ini selain mendapat respon yang baik dari masyarakat, akan mendapat promosi gratis oleh media televisi Karena even seperti ini banyak diliput didalam berita.

5) Bentuk suatu komunitas yang semua menggunakan Oli Enduro(Enduro-team), tunjukkan eksistensi komunitas ini melalui road show, membantu aktivitas masyarakat, membantu pemulihan korban banjir, gempa, dll.

Personal selling

- Menjadilah sponsor dalam berbagai kegiatan yang dilakukan oleh berbagai produsen motor, Honda, Yamaha Suzuki, dll. Tempatkanlah Miss Enduro(atau cewek-cewek yang berada disalah satu stan kegiatan tersebut yang memberikan informasi tentang Enduro 4T sport) adakan games juga agar lebih menarik.

Dari semua strategi mengkomunikasikan positioning diatas sebisa mungkin disampaikan sesederhana dan sejelas mungkin sehingga konsumen tidak kerepotan menangkap esensi positioning tersebut. Secara internal perusahaan boleh merumuskan positioning secara njlimet, namun begitu sampai pelanggan usahakan sesesderhana mungkin. Ingat Konsumen paling ogah disuruh memikirkan hal-hal yang njlimet-njlimet.(Hermawan Kartajaya)

Own, Dominate, Protect

Tujuan akhir positioning adalah memiliki satu atau beberapa kata ampuh dibenak pelanggan”Enduro 4T sport”Olinya orang Indonesia.begitu memiliki kata ampuh tersebut itu maka tugas selanjutnya adalah mendominasi kategori yang ana masuki. Dan terakhir begitu mendominasi, selanjuntnya kita harus mati-matian melindungi posisi dominan anda dari setiap serangan pesaing(Hermawan Kertajaya).

2. Diferensiasi

“A firm differentiates itself from its competitors if it can be unique at something that is valuable to buyers”(Michael Porter)

Maksud dari quota daas adalah perbedaan yang diciptakan oleh perusahaan harus mendatangkan value yang berharga bagi konsumen. Diferensiasi adalah bukti janji yang diberikan kepada konsumen yang tercermin dalam positioning produk dan merek.Diferensiasi adalah “Nyawa” dari strategi perusahaan, tanpa diferensiasi produk hanya akan menjadi sebuah barang komoditas.

Pelumas Enduro 4T sport dapat melakukan deferensiasi melalui kontennya(what to offer) value apa yang ditawarkan kepada konsumen. Kita membedakan diri dari pesaing berdasarkan apa yang kita tawarkan pada pelanggan kita. Pelumas Enduro menawarkan produk dengan kualitas yang sangat bagus yang telah mendapat sertifikat Jaso dan telah melalui uji coba.

Step-step membangun Diferensiasi

- Step 1

Step 1 ini sebenarnya telah kita lakukan diatas tadi yaitu sebelum menentukan diferensiasai harus melakukan segmentasi-dan targeting yang kemudian diikuti positioning produk.

- Step 2

Dari positioning tersebut kemudian lakukan analisa dengan baik sumber-sumber diferensiasi yang memungkinkan. Enduro 4T racing memiliki diferensiasi hanya dalam bidang content(atau kualitas yang ditawarkan), maka munculkanlah diferensiasi akan kualitas tersebut pada konsumen. Edukasi pasar bahwa produk ini tidak menurunkan gengsi karena produk ini buatan dalam negeri. Strategi kedua sebagai alternative karena banyak juga pelumas yang mengkampanyekan lewat kualitas produk mereka, maka akan lebih baik menggunakan mantra-manta lain yang unik, misalnya menawarkan konsep bahwa produk ini hanya digunakan oleh orang yang mencintai Negara sendiri dan orang yang memiliki gaya berkendaraan sendiri. Diferensiasi dengan cara ini ingin mengatakan “ yang penting cocok dengan dengan kita bung!.

- Step 3

Uji diferensiasi produk dan atau merek. Buatlah diferensiasi sustainable dan sulit ditiru. Ketika banyak pelumas yang berdiferensiasi hanya melalui kualitas yang bagus atau harga yang paling murah(itu sudah banyak digunakan). Gunakan cara lain! Selain diferensiasi buatan dalam negeri seperti diatas tadi. Munculkan konsep diferensiasi dalam bentuk lain. Melirik strategi OREO yang sadar bahwa dipasar sudah terlalu banyak biscuit yang menawarkan kelebihan gizi, tambah kuat, dll. Akhinya muncul konsep Diputer, Dijilat, dicelupin atau lebih menekankan pada cara makannya. Pelumas Enduro juga Mungkin bisa dari cara menggunakan konsep 3DÃ misalnya didalam iklan tv dijelaskan bahwa cara menggunakan oli yang keren. Dikocok, Dibersihkan, Dituangin. Sentuhan baru ini bisa dilakukan agar membuat pelanggan aware.

- Step 4

Komunikasikan diferensiasi. Produk yang baik tidak berarti akan menjadi pemenang, yang paling penting persepsi yang lebih baik. Karena itu cara mengkomunikasikan diferensiasi adalah hal yang sangat penting:

1. Simple. Sampaikan diferensiasi pelumas Enduro dalam bahasa yang sederhana dan tidak ribet.

2. Meaningful. Walaupun simple tetapi harus bermakna.

3. Focus. Jangan terlalu banyak makna yang disampaikan. Cukup komunikasikan satu hal yang membuat pelumas endure berbeda dengan pesaing.

C. BRAND (MEREK)

MarkPlus & CO mendefinisikan merek secara simple sebagai “value indicator”, yaitu indicator yang menggambarkan seberapa kokoh dan solidnya value yang anda tawarkan ke pelanggan. Kalau kita melihat secara fakta Pertamina kurang sungguh-sungguh membangun merek Enduro 4T sport ini, dibandingkan produk lainnya seperti Fastron dan Mesran. Karena itu Pertamina harus menyadari pentingnya membangun ekuitas merek, karena menurut survey yang dilakukan oleh DDB, sebuah agen periklanan dengan menanyakan kepada direktur marketing perusahaan-perusahaan top dunia, karateristik merek yang kuat. Hasilnya sebagai berikut:

- Brand awareness (65%)

- Brand Positioning (39%)

- Sign recognition (36%)

- Brand Authority (24%)

Melihat hal tersebut seharusnya pertamina melakukan strategi yang gencara untuk meningkatkan brand equity dari Enduro 4T sport ini.tunjukkan bahwa produk ini benar-benar beda dengan pelumas yang lain.

*Didik Kurniawan Hadi (Ketika Semester 4 Menulis ini)

London Interbank Offered Rate 0

Jan6

LIBOR

London Interbank Offered Rate atau lebih dikenal juga dengan singkatan LIBOR adalah merupakan kurs referensi harian dari suku bunga yang ditawarkan dalam pemberian pinjaman tanpa jaminan oleh suatu bank kepada bank lainnya di pasar uang London ( atau pasar uang antar bank ) . selama ini Libor kerap menjadi acuan untuk menentukan suku bunga pinjaman jangka pendek. Tidak hanya di London, perusahan perusahaan di Indonesia juga kerap Libor adala memakai Libor sebagai acuan. LIBOR diterbitkan oleh British Bankers Association (BBA) setiap hari setelah jam 11:00 waktu London yang merupakan rata-rata suku bunga deposito antar bank dari beberapa bank terpilih, untuk jangka waktu pinjaman atara 1 malam hingga satu tahun. Suku bunga jangka pendek misalnya hingga 6 bulan adalah hampir mendekati cerminan kondisi pasar pada saat itu. Suku bunga pinjaman antar bank ini setiap harinya mengalami perubahan.

Bba menetapkan besaran angka LIBOR berdasarkan daya yang dipasok oleh para anggota panel. Setiap panel berisi paling sedikit delapan bank. Terdapat 10 panel yang menjadi acuan penetapan LIBOR. Setiap panel itu mewakili satu mata uang yang diperdagangkan secara internasional.

Tujuan dari dibentuknya panel tersebut adalah untuk menjaga keseimbangan pasar. Tiap anggota panel harus menyetor data mengenai posisi kas dan posisi transaksi pertukaran mata uang (swap) jangka pendek mereka untuk mengukur skala aktivitas mereka di pasar uang. Dari data itu, BBA mengambil angka rata rata bunga antar bank untuk pinjaman yang jatuh tempo sampai satu tahun ke depan.

Selain Libor, ternyata masih banya suku bunga pinjaman antarbank lain. Misalnya untuk wilayah Asia, bank dan perusahaan juga memakai Singapore Interbank Offered Rate (SIBOR) sebagai acuan yang besarnya ditentukan secara harial oleh Association of Banks in Singapore (ABS). Dinegeri kita juga terdapat Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) yang ditentukan berdasarkan data penawaran bunga 18 bank di Indonesia.

Sumber: Wikipedia, Kontan 20 September 2008

Sistem Moneter Internasional 0

Jan6

istem moneter internasional adalah satu perangkat kebijakan, institusi, praktisi, regulasi, mekanisme, yang menentukan tingkat dimana mata uang satu ditukarkan dengan mata uang lain. Disini akan kita bahas mengenai lima mekanisme pasar didalam mengembangkan exchange rate:

- Free float exchange rate system

Adalah nilai tukar dibiarkan bergerak mengikuti mekanisme pasar. Sifat dari system ini adalah : - Dirty dan Clean

- Intervensi Bank Sentral kecil

- Implementasi kebijakan pemerintah

- Managed Float Exchange Rate System

Adalah nilai tukar dibiarkan berfluktuasi pada interval tertentu. Manage float berada dalam tiga kategori yang berbeda menurut campur tangan dari bank sentral.

1) Smoothing out daily fluctuation

2) Learning against the wind

3) Unofficial pegging

- Target-Zone Arrangement

Banyak pakar ekonomi juga yang percaya bahwa suatu Negara industry dapat mengurangi volatilitas nila pertukaran dan meningkatkan kestabilan ekonomi apabila US, geman, Japan dihubungkan dalam currency in the target zone system. Didalam system ini Negara menyesuaikan kebijakan ekonomi mereka untuk menjaga suku tukar dalam margin yang spesifik.

- Fixed Exchange Rate System

nilai tukar “dipatok” pada nilai tertentu. Hal ini tentu saja memerlukan intervensi dari bank sentral dan subuah ngara yang ingin menerapkan system ini harus mempunyai cadangan devisa yang cukup.

- Current hybrid system

System moneter internasional saat ini adalah hybrid.

B. The European Monetary sistem and monetary union (EMS)

System moneter di Eropa mulai berjalan pada maret 1979, tujuan dari EMS ini adalah untuk membentuk atau terciptanya kestabilan ekonomi yang merata diwilayah eropa. Di bagian dalam system ini setiap member mengembangkan ECU( European currency unit) sendiri-sendiri.

- The exchange rate mechanism

Didalam system ini terdapatlah ERM yang mengijinkan setiap Negara yang tergabung didalam EMS untuk menentukan sebuah mutually agreed on central exchange rate untuk mata uang mereka.

- Lesson from the Europan Monetary System

Pelajaran yang dapat diambil dari system yang diperlakukan dieropa ini adalah bahwa sebuah target zone system itu membutuhkan koordinasi dari kebijakan ekonomi di masing masing Negara anggota baik dari segi tujuannya ataupun praktikknya. Semua Negara harusnya mencapai convergence pada variable economics yang secara langsung berpengaruh pada nilai pertukaran.

C. EMERGING MARKET CURRENCY CRISES

-mekanisme transmisi

Masalah yang ada dengan munculnya krisis mata uang mulai menular di beberapa Negara. Terdapat dua rute yang signifikan yang menyebabkan tersebarnya penyakit ini. 1) Trade link

Krisis dapat menyeba dari satu Negara ke Negara lainnya sebagai akibat hubungan perdangangan yang terjadi.

2) Financial system

Melalui system finansial suatu Negara juga, subuah krisis keuangan dapat terjadi.

- Penyebab penyebab krisis

Kalau ditelaah lebih mendalam kita akan menemukan dua penyebab krisis.

1) Moral hazard

2) Fundamental policy conflict

- Perang terhadap krisis

Ada beberapa cara bagi suatu Negara agar terhindar dari krisis mata uang.

1) Currency control

2) Freely floating currency

3) Permanently fixed exchange rate

*Oleh: Didik Kurniawan Hadi